Sabtu, 12 Maret 2011

Pencemaran lingkungan hidup dan dampaknya



Pencemaran lingkungan hidup – Inti dari permasalahan lingkungan hidup adalah hubungan makhluk hidup, khususnya manusia dengan lingkungan hidupnya. Ilmu tentang hubungan timbal balik makhluk hidup dengan lingkungan hidupnya di sebut ekologi.Lingkungan hidup adalah sistem yang merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dengan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan peri kehidupannya dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.Dari definisi diatas tersirat bahwa makhluk hidup khususnya merupakan pihak yang selalu memanfaatkan lingkungan hidupnya, baik dalam hal respirasi, pemenuhan kebutuhan pangan, papan dan lain-lain. Dan, manusia sebagai makhluk yang paling unggul di dalam ekosistemnya, memiliki daya dalam mengkreasi dan mengkonsumsi berbagai sumber-sumber daya alam bagi kebutuhan hidupnya.
Di alam terdapat berbagai sumber daya alam. yang merupakan komponen lingkungan yang sifatnya berbeda-beda, dimana dapat digolongkan atas :
- Sumber daya alam yang dapat diperbaharui (renewable natural resources)
- Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (non-renewable natural resources).
Berbagai sumber daya alam yang mempunyai sifat dan perilaku yang beragam tersebut saling berinteraksi dalam bentuk yang berbeda-beda pula. Sesuai dengan kepentingannya maka sumber daya alam dapat dibagi atas;
(a). fisiokimia seperti air, udara, tanah, dan sebagainya,
(b). biologi, seperti fauna, flora, habitat, dan sebagainya, dan
(c). sosial ekonomi seperti pendapatan, kesehatan, adat-istiadat, agama, dan lain-lain.
Interaksi dari elemen lingkungan yaitu antara yang tergolong hayati dan non-hayati akan menentukan kelangsungan siklus ekosistem, yang didalamnya didapati proses pergerakan energi dan hara (material) dalam suatu sistem yang menandai adanya habitat, proses adaptasi dan evolusi.Dalam memanipulasi lingkungan hidupnya, maka manusia harus mampu mengenali sifat lingkungan hidup yang ditentukan oleh macam-macam faktor. Berkaitan dengan pernyataan ini, sifat lingkungan hidup dikategorikan atas dasar :
(1). Jenis dan jumlah masing-masing jenis unsur lingkungan hidup tersebut,
(2). hubungan atau interaksi antara unsur dalam lingkungan hidup tersebut,
(3). kelakuan atau kondisi unsur lingkungan hidup, dan
(4). faktor-faktor non-materil, seperti cahaya dan kebisingan.

Saatnya Isuzu Panther Istirahat?


Gambar
Jakarta - Produksi mobil MPV diesel si irit Isuzu Panther kabarnya akan dihentikan. Isu ini makin santer mengingat pasar mobil Panther yang makin tergerus oleh MPV lain.

Tidak seperti dulu ketika MPV ini sanggup menandingi penjualan MPV fenomenal, Toyota Kijang, sebelum kehadiran Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

Berdasarkan data penjualan Gaikindo sejak 2007 - 2009, penjualan MPV Isuzu
Panther terus tergerus dari tahun ke tahun dengan MPV yang luas beredar saat ini, bahkan semakin tertinggal dengan rival setianya yakni MPV Toyota Kijang. Ditambah Toyota Kijang melengkapi dengan Kijang Innova.

Berdasarkan data Gaikindo tahun 2007 Isuzu Panther meraup angka panjualan yang cukup signifikan yakni sebesar 11.615 unit, namun di tahun berikutnya, pangsa pasar Isuzu Panther menurun menjadi 9.367 unit.

Angka itu terus membungkuk di 2009, kenyataan Isuzu Panther yang memiliki tag line "Pakai Panther, Pinter" ini hanya puas dengan angka penjualan sebanyak 4.443.

Menanggapi hal itu Plt Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto menuturkan Isuzu seharusnya beralih ke bisnis lain seperti komersial car dan tidak berkonsentrasi lagi di mobil penumpang.

"Sudahlah Isuzu Panther tidak usah diteruskan karena sudah ada pemain lainnya yang lebih baik, serahkan dengan yang lain," kata Prijono beberapa waktu lalu.

Saran Prijono bukan tanpa alasan sebab, soalnya bisnis komersial car yang
dijalankan Isuzu di Indonesia seperti akan tambah maju. Seperti apa yang
diungkapkan Prijono, Isuzu di negara Jepang sudah meninggalkan rival-rivalnya berkat commercial car-nya.

"Di Jepang commercial car Isuzu sangat maju. Untuk itu kita akan mengarahkan ke bisnis itu di Indonesia. Tetapi kita usahakan untuk menaikkan nama Isuzu Panther di 2010," ujarnya.

Kendaraan komersial Isuzu memang terus berkembang di Indonesia, melalui light trucknya Isuzu di pasar komersial terus melaju.

Ferrari

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Logo Ferrari Gestione Industriale, (C) Kantor Press Ferrari
Ferrari adalah sebuah produsen mobil balap dan mobil sport Italia performa-tinggi yang berbasis di Maranello, Italia. Didirikan oleh Enzo Ferrari pada tahun 1929, sebagai "Scuderia Ferrari", perusahaan menaja pembalap dan pembikinan mobil balap sebelum pindah ke produksi kendaraan komersial yang dikenali sebagai Ferrari pada tahun 1947. Sepanjang sejarahnya, perusahaan ini telah berpartisipasi paling lama dalam dunia balap, terutama di Formula Satu, di mana telah sukses besar.
adalah sebuah produsen mobil balap dan mobil sport performa-tinggi yang didirikan oleh Enzo Ferrari pada 1929. Pada awalnya, Scuderia Ferrari mensponsori pengemudi dan memproduksi mobil balap; perusahaan ini kemudian juga mengembangkan produksi mobil independen pada 1946, dan kemudian menjadi Ferrari S.p.A., dan sekarang dikuasai oleh grup Fiat. Perusahaan ini bermarkas di Maranello, dekat Modena, Italia.
Ferrari juga ikut serta dalam kompetisi Formula Satu. Salah satu pembalapnya yang terkenal adalah juara dunia tujuh kali Michael Schumacher.
Di Indonesia, Ferrari dimiliki oleh Indomobil Sukses Internasional.

Candi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Prambanan, Sebuah candi di Jawa
Candi adalah istilah dalam Bahasa Indonesia yang merujuk kepada sebuah bangunan tempat ibadah dari peninggalan masa lampau yang berasal dari peradaban Hindu-Buddha. Digunakan sebagai tempat pemujaan dewa-dewa ataupun memuliakan buddha. Akan tetapi, istilah 'candi' tidak hanya digunakan oleh masyarakat untuk menyebut tempat ibadah saja, banyak situs-situs purbakala non-religius dari masa Hindu-Buddha atau klasik Indonesia, baik sebagai istana (kraton), pemandian (petirtaan), gapura, dan sebagainya, juga disebut dengan istilah candi.

Borobudur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Borobudur
Borobudur-perfect-buddha.jpg
Borobudur terletak di Indonesia
Lokasi dalam Indonesia
Informasi Bangunan
Lokasi dekat Magelang, Jawa Tengah
Negara Indonesia
Koordinat 7°36′29″S 110°12′14″E / 7.608°LS 110.204°BT / -7.608; 110.204Koordinat: 7°36′29″S 110°12′14″E / 7.608°LS 110.204°BT / -7.608; 110.204
Arsitek Gunadharma
Penyelesaian sekitar 800 TM
Jenis stupa and candi
Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Dalam etnis Tionghoa, candi ini disebut juga 婆羅浮屠 (Hanyu Pinyin: pó luó fú tú) dalam bahasa Mandarin.

Nama Borobudur

Banyak teori yang berusaha menjelaskan nama candi ini. Salah satunya menyatakan bahwa nama ini kemungkinan berasal dari kata Sambharabhudhara, yaitu artinya "gunung" (bhudara) di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras. Selain itu terdapat beberapa etimologi rakyat lainnya. Misalkan kata borobudur berasal dari ucapan "para Buddha" yang karena pergeseran bunyi menjadi borobudur. Penjelasan lain ialah bahwa nama ini berasal dari dua kata "bara" dan "beduhur". Kata bara konon berasal dari kata vihara, sementara ada pula penjelasan lain di mana bara berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya kompleks candi atau biara dan beduhur artinya ialah "tinggi", atau mengingatkan dalam bahasa Bali yang berarti "di atas". Jadi maksudnya ialah sebuah biara atau asrama yang berada di tanah tinggi.
Sejarawan J.G. de Casparis dalam disertasinya untuk mendapatkan gelar doktor pada 1950 berpendapat bahwa Borobudur adalah tempat pemujaan. Berdasarkan prasasti Karangtengah dan Kahulunan, Casparis memperkirakan pendiri Borobudur adalah raja Mataram dari wangsa Syailendra bernama Samaratungga, yang melakukan pembangunan sekitar tahun 824 M. Bangunan raksasa itu baru dapat diselesaikan pada masa putrinya, Ratu Pramudawardhani. Pembangunan Borobudur diperkirakan memakan waktu setengah abad. Dalam prasasti Karangtengah pula disebutkan mengenai penganugerahan tanah sima (tanah bebas pajak) oleh Çrī Kahulunan (Pramudawardhani) untuk memelihara Kamūlān yang disebut Bhūmisambhāra. [1] Istilah Kamūlān sendiri berasal dari kata mula yang berarti tempat asal muasal, bangunan suci untuk memuliakan leluhur, kemungkinan leluhur dari wangsa Sailendra. Casparis memperkirakan bahwa Bhūmi Sambhāra Bhudhāra dalam bahasa sansekerta yang berarti "Bukit himpunan kebajikan sepuluh tingkatan boddhisattwa", adalah nama asli Borobudur.

Struktur Borobudur

Borobudur dilihat dari pelataran sudut barat laut
Denah Borobudur membentuk Mandala, lambang alam semesta dalam kosmologi Buddha.
Candi Borobudur memiliki struktur dasar punden berundak, dengan enam pelataran berbentuk bujur sangkar, tiga pelataran berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Selain itu tersebar di semua pelatarannya beberapa stupa.
Sepuluh pelataran yang dimiliki Borobudur menggambarkan secara jelas filsafat mazhab Mahayana. Bagaikan sebuah kitab, Borobudur menggambarkan sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha.
Bagian kaki Borobudur melambangkan Kamadhatu, yaitu dunia yang masih dikuasai oleh kama atau "nafsu rendah". Bagian ini sebagian besar tertutup oleh tumpukan batu yang diduga dibuat untuk memperkuat konstruksi candi. Pada bagian yang tertutup struktur tambahan ini terdapat 120 panel cerita Kammawibhangga. Sebagian kecil struktur tambahan itu disisihkan sehingga orang masih dapat melihat relief pada bagian ini.
Empat lantai dengan dinding berelief di atasnya oleh para ahli dinamakan Rupadhatu. Lantainya berbentuk persegi. Rupadhatu adalah dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari nafsu, tetapi masih terikat oleh rupa dan bentuk. Tingkatan ini melambangkan alam antara yakni, antara alam bawah dan alam atas. Pada bagian Rupadhatu ini patung-patung Buddha terdapat pada ceruk-ceruk dinding di atas ballustrade atau selasar.
Mulai lantai kelima hingga ketujuh dindingnya tidak berelief. Tingkatan ini dinamakan Arupadhatu (yang berarti tidak berupa atau tidak berwujud). Denah lantai berbentuk lingkaran. Tingkatan ini melambangkan alam atas, di mana manusia sudah bebas dari segala keinginan dan ikatan bentuk dan rupa, namun belum mencapai nirwana. Patung-patung Buddha ditempatkan di dalam stupa yang ditutup berlubang-lubang seperti dalam kurungan. Dari luar patung-patung itu masih tampak samar-samar.
Tingkatan tertinggi yang menggambarkan ketiadaan wujud dilambangkan berupa stupa yang terbesar dan tertinggi. Stupa digambarkan polos tanpa lubang-lubang. Di dalam stupa terbesar ini pernah ditemukan patung Buddha yang tidak sempurna atau disebut juga unfinished Buddha, yang disalahsangkakan sebagai patung Adibuddha, padahal melalui penelitian lebih lanjut tidak pernah ada patung pada stupa utama, patung yang tidak selesai itu merupakan kesalahan pemahatnya pada zaman dahulu. menurut kepercayaan patung yang salah dalam proses pembuatannya memang tidak boleh dirusak. Penggalian arkeologi yang dilakukan di halaman candi ini menemukan banyak patung seperti ini.
Di masa lalu, beberapa patung Buddha bersama dengan 30 batu dengan relief, dua patung singa, beberapa batu berbentuk kala, tangga dan gerbang dikirimkan kepada Raja Thailand, Chulalongkorn yang mengunjungi Hindia Belanda (kini Indonesia) pada tahun 1896 sebagai hadiah dari pemerintah Hindia Belanda ketika itu.
Borobudur tidak memiliki ruang-ruang pemujaan seperti candi-candi lain. Yang ada ialah lorong-lorong panjang yang merupakan jalan sempit. Lorong-lorong dibatasi dinding mengelilingi candi tingkat demi tingkat. Di lorong-lorong inilah umat Buddha diperkirakan melakukan upacara berjalan kaki mengelilingi candi ke arah kanan. Bentuk bangunan tanpa ruangan dan struktur bertingkat-tingkat ini diduga merupakan perkembangan dari bentuk punden berundak, yang merupakan bentuk arsitektur asli dari masa prasejarah Indonesia.
Struktur Borobudur bila dilihat dari atas membentuk struktur Mandala.
Struktur Borobudur tidak memakai semen sama sekali, melainkan sistem interlock yaitu seperti balok-balok Lego yang bisa menempel tanpa lem.

Relief

Tangga Borobudur mendaki melalui serangkaian gapura berukir Kala-Makara
Stupa Borobudur.jpg
Di setiap tingkatan dipahat relief-relief pada dinding candi. Relief-relief ini dibaca sesuai arah jarum jam atau disebut mapradaksina dalam bahasa Jawa Kuna yang berasal dari bahasa Sansekerta daksina yang artinya ialah timur. Relief-relief ini bermacam-macam isi ceritanya, antara lain relief-relief cerita jātaka.
Pembacaan cerita-cerita relief ini senantiasa dimulai, dan berakhir pada pintu gerbang sisi timur di setiap tingkatnya, mulainya di sebelah kiri dan berakhir di sebelah kanan pintu gerbang itu. Maka secara nyata bahwa sebelah timur adalah tangga naik yang sesungguhnya (utama) dan menuju puncak candi, artinya bahwa candi menghadap ke timur meskipun sisi-sisi lainnya serupa benar.
Adapun susunan dan pembagian relief cerita pada dinding dan pagar langkan candi adalah sebagai berikut.
Bagan Relief
Tingkat Posisi/letak Cerita Relief Jumlah Pigura
Kaki candi asli - ----- Karmawibhangga 160 pigura
Tingkat I - dinding a. Lalitawistara 120 pigura
------- - ----- b. jataka/awadana 120 pigura
------- - langkan a. jataka/awadana 372 pigura
------- - ----- b. jataka/awadana 128 pigura
Tingkat II - dinding Gandawyuha 128 pigura
-------- - langkan jataka/awadana 100 pigura
Tingkat III - dinding Gandawyuha 88 pigura
-------- - langkan Gandawyuha 88 pigura
Tingkat IV - dinding Gandawyuha 84 pigura
-------- - langkan Gandawyuha 72 pigura
-------- Jumlah -------- 1460 pigura
Secara runtutan, maka cerita pada relief candi secara singkat bermakna sebagai berikut :
Karmawibhangga
Salah satu ukiran Karmawibhangga di dinding candi Borobudur (lantai 0 sudut tenggara)
Sesuai dengan makna simbolis pada kaki candi, relief yang menghiasi dinding batur yang terselubung tersebut menggambarkan hukum karma. Deretan relief tersebut bukan merupakan cerita seri (serial), tetapi pada setiap pigura menggambarkan suatu cerita yang mempunyai korelasi sebab akibat. Relief tersebut tidak saja memberi gambaran terhadap perbuatan tercela manusia disertai dengan hukuman yang akan diperolehnya, tetapi juga perbuatan baik manusia dan pahala. Secara keseluruhan merupakan penggambaran kehidupan manusia dalam lingkaran lahir - hidup - mati (samsara) yang tidak pernah berakhir, dan oleh agama Buddha rantai tersebutlah yang akan diakhiri untuk menuju kesempurnaan.
Lalitawistara
Merupakan penggambaran riwayat Sang Buddha dalam deretan relief-relief (tetapi bukan merupakan riwayat yang lengkap ) yang dimulai dari turunnya Sang Buddha dari sorga Tusita, dan berakhir dengan wejangan pertama di Taman Rusa dekat kota Banaras. Relief ini berderet dari tangga pada sisi sebelah selatan, setelah melampui deretan relief sebanyak 27 pigura yang dimulai dari tangga sisi timur. Ke-27 pigura tersebut menggambarkan kesibukan, baik di sorga maupun di dunia, sebagai persiapan untuk menyambut hadirnya penjelmaan terakhir Sang Bodhisattwa selaku calon Buddha. Relief tersebut menggambarkan lahirnya Sang Buddha di arcapada ini sebagai Pangeran Siddhartha, putra Raja Suddhodana dan Permaisuri Maya dari Negeri Kapilawastu. Relief tersebut berjumlah 120 pigura, yang berakhir dengan wejangan pertama, yang secara simbolis dinyatakan sebagai Pemutaran Roda Dharma, ajaran Sang Buddha di sebut dharma yang juga berarti "hukum", sedangkan dharma dilambangkan sebagai roda.
Jataka dan Awadana
Jataka adalah cerita tentang Sang Buddha sebelum dilahirkan sebagai Pangeran Siddharta. Isinya merupakan pokok penonjolan perbuatan baik, yang membedakan Sang Bodhisattwa dari makhluk lain manapun juga. Sesungguhnya, pengumpulan jasa/perbuatan baik merupakan tahapan persiapan dalam usaha menuju ketingkat ke-Buddha-an.
Sedangkan Awadana, pada dasarnya hampir sama dengan Jataka akan tetapi pelakunya bukan Sang Bodhisattwa, melainkan orang lain dan ceritanya dihimpun dalam kitab Diwyawadana yang berarti perbuatan mulia kedewaan, dan kitab Awadanasataka atau seratus cerita Awadana. Pada relief candi Borobudur jataka dan awadana, diperlakukan sama, artinya keduanya terdapat dalam deretan yang sama tanpa dibedakan. Himpunan yang paling terkenal dari kehidupan Sang Bodhisattwa adalah Jatakamala atau untaian cerita Jataka, karya penyair Aryasura dan jang hidup dalam abad ke-4 Masehi.
Gandawyuha
Merupakan deretan relief menghiasi dinding lorong ke-2,adalah cerita Sudhana yang berkelana tanpa mengenal lelah dalam usahanya mencari Pengetahuan Tertinggi tentang Kebenaran Sejati oleh Sudhana. Penggambarannya dalam 460 pigura didasarkan pada kitab suci Buddha Mahayana yang berjudul Gandawyuha, dan untuk bagian penutupnya berdasarkan cerita kitab lainnya yaitu Bhadracari.

[sunting] Arca Buddha

Sebuah arca Buddha di dalam stupa berterawang
Selain wujud buddha dalam kosmologi buddhis yang terukir di dinding, di Borobudur terdapat banyak arca buddha duduk bersila dalam posisi lotus serta menampilkan mudra atau sikap tangan simbolis tertentu.
Patung buddha dalam relung-relung di tingkat Rupadhatu, diatur berdasarkan barisan di sisi luar pagar langkan. Jumlahnya semakin berkurang pada sisi atasnya. Barisan pagar langkan pertama terdiri dari 104 relung, baris kedua 104 relung, baris ketiga 88 relung , baris keempat 72 relung, dan baris kelima 64 relung. Jumlah total terdapat 432 arca Buddha di tingkat Rupadhatu.[3] Pada bagian Arupadhatu (tiga pelataran melingkar), arca Buddha diletakkan di dalam stupa-stupa berterawang (berlubang). Pada pelataran melingkar pertama terdapat 32 stupa, pelataran kedua 24 stupa, dan pelataran ketiga terdapat 16 stupa, semuanya total 72 stupa.[3] Dari jumlah asli sebanyak 504 arca Buddha, lebih dari 300 telah rusak (kebanyakan tanpa kepala) dan 43 hilang (sejak penemuan monumen ini, kepala buddha sering dicuri sebagai barang koleksi, kebanyakan oleh museum luar negeri).[4]
Secara sepintas semua arca buddha ini terlihat serupa, akan tetapi terdapat perbedaan halus diantaranya, yaitu pada mudra atau posisi sikap tangan. Terdapat lima golongan mudra: Utara, Timur, Selatan, Barat, dan Tengah, kesemuanya berdasarkan lima arah utama kompas menurut ajaran Mahayana. Keempat pagar langkan memiliki empat mudra: Utara, Timur, Selatan, dan Barat, dimana masing-masing arca buddha yang menghadap arah tersebut menampilkan mudra yang khas. Arca Buddha pada pagar langkan kelima dan arca buddha di dalam 72 stupa berterawang di pelataran atas menampilkan mudra: Tengah atau Pusat. Masing-masing mudra melambangkan lima Dhyani Buddha; masing-masing dengan makna simbolisnya tersendiri.[5]
Mengikuti urutan Pradakshina yaitu gerakan mengelilingi searah jarum jam dimulai dari sisi Timur, maka mudra arca-arca buddha di Borobudur adalah:
Arca↓ Mudra↓ Melambangkan↓ Dhyani Buddha↓ Arah Mata Angin↓ Lokasi Arca↓
COLLECTIE TROPENMUSEUM Boeddhabeeld van de Borobudur TMnr 10016277.jpg Bhumisparsa mudra Memanggil bumi sebagai saksi Aksobhya Timur Relung di pagar langkan 4 baris pertama Rupadhatu sisi timur
COLLECTIE TROPENMUSEUM Boeddhabeeld van de Borobudur TMnr 60013976.jpg Wara mudra Kedermawanan Ratnasambhawa Selatan Relung di pagar langkan 4 baris pertama Rupadhatu sisi selatan
COLLECTIE TROPENMUSEUM Boeddhabeeld van de Borobudur voorstellende Dhyani Boeddha Amitabha TMnr 10016276.jpg Dhyana mudra Semadi atau meditasi Amitabha Barat Relung di pagar langkan 4 baris pertama Rupadhatu sisi barat
COLLECTIE TROPENMUSEUM Boeddhabeeld van de Borobudur voorstellende Dhyani Boeddha Amogasiddha TMnr 10016274.jpg Abhaya mudra Ketidakgentaran Amoghasiddhi Utara Relung di pagar langkan 4 baris pertama Rupadhatu sisi utara
COLLECTIE TROPENMUSEUM Boeddhabeeld van de Borobudur voorstellende Dhyani Boeddha Vairocana TMnr 10015947.jpg Witarka mudra Akal budi Wairocana Tengah Relung di pagar langkan baris kelima (teratas) Rupadhatu semua sisi
COLLECTIE TROPENMUSEUM Boeddhabeeld van de Borobudur TMnr 60019836.jpg Dharmachakra mudra Pemutaran roda dharma Wairocana Tengah Di dalam 72 stupa di 3 teras melingkar Arupadhatu

[sunting] Tahapan pembangunan Borobudur

  • Tahap pertama
Masa pembangunan Borobudur tidak diketahui pasti (diperkirakan antara 750 dan 850 M). Pada awalnya dibangun tata susun bertingkat. Sepertinya dirancang sebagai piramida berundak. tetapi kemudian diubah. Sebagai bukti ada tata susun yang dibongkar.
  • Tahap kedua
Pondasi Borobudur diperlebar, ditambah dengan dua undak persegi dan satu undak lingkaran yang langsung diberikan stupa induk besar.
  • Tahap ketiga
Undak atas lingkaran dengan stupa induk besar dibongkar dan dihilangkan dan diganti tiga undak lingkaran. Stupa-stupa dibangun pada puncak undak-undak ini dengan satu stupa besar di tengahnya.
  • Tahap keempat
Ada perubahan kecil seperti pembuatan relief perubahan tangga dan lengkung atas pintu.

Ikhtisar waktu proses pemugaran Candi Borobudur

Foto pertama Borobudur dari tahun 1873. Bendera Belanda tampak pada stupa utama candi.
Teras tertinggi setelah restorasi Van Erp. Stupa utama memiliki menara dengan chattra (payung) susun tiga.
  • 1814 - Sir Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jenderal Britania Raya di Jawa, mendengar adanya penemuan benda purbakala di desa Borobudur. Raffles memerintahkan H.C. Cornelius untuk menyelidiki lokasi penemuan, berupa bukit yang dipenuhi semak belukar.
  • 1873 - monografi pertama tentang candi diterbitkan.
  • 1900 - pemerintahan Hindia Belanda menetapkan sebuah panitia pemugaran dan perawatan candi Borobudur.
  • 1963 - Pemerintah Indonesia mengeluarkan surat keputusan untuk memugar Borobudur, tapi berantakan setelah terjadi peristiwa G-30-S.
  • 1968 - Pada konferensi-15 di Perancis, UNESCO setuju untuk memberi bantuan untuk menyelamatkan Borobudur.
  • 1971 - Pemerintah Indonesia membentuk badan pemugaran Borobudur yang diketuai Prof.Ir.Roosseno.
Batu peringatan pemugaran candi Borobudur dengan bantuan UNESCO
  • 1972 - International Consultative Committee dibentuk dengan melibatkan berbagai negara dan Roosseno sebagai ketuanya. Komite yang disponsori UNESCO menyediakan 5 juta dolar Amerika Serikat dari biaya pemugaran 7.750 juta dolar Amerika Serikat. Sisanya ditanggung Indonesia.

Minyak bumi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pompa minyak
Minyak bumi (bahasa Inggris: petroleum, dari bahasa Latin petrus – karang dan oleum – minyak), dijuluki juga sebagai emas hitam, adalah cairan kental, coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak Bumi. Minyak bumi terdiri dari campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon, sebagian besar seri alkana, tetapi bervariasi dalam penampilan, komposisi, dan kemurniannya.

Mekkah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Mekkah atau Makkah al-Mukarramah, Arab: ( مكة المكرمة) atau disingkat dengan Makkah merupakan sebuah kota utama di Arab Saudi.
Kota ini menjadi tujuan utama kaum muslimin dalam menunaikan ibadah haji[1], dimana pada kota ini terdapat sebuah bangunan utama yang bernama Masjidil Haram dengan Ka'bah di dalamnya. Dan bangunan Ka'bah ini yang menjadi patokan arah kiblat untuk ibadah salat umat Islam di seluruh dunia. Dan pada kota suci umat Islam ini tempat lahirnya Nabi Muhammad SAW.

Ka'bah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Ka'bah (Arab: الكعبة) adalah sebuah bangunan mendekati bentuk kubus yang terletak di tengah Masjidil Haram di Mekah. Bangunan ini adalah monumen suci bagi kaum muslim (umat Islam). Merupakan bangunan yang dijadikan patokan arah kiblat atau arah patokan untuk hal hal yang bersifat ibadah bagi umat Islam di seluruh dunia seperti salat. Selain itu, merupakan bangunan yang wajib dikunjungi atau diziarahi pada saat musim haji dan umrah.
Sejarahwan, narator dan lainnya memiliki pendapat berbeda tentang siapa yang telah membangun Ka'bah. Beberapa pendapat itu ada yang mengatakan Malaikat, Adam dan Seth.[1] Dimensi struktur bangunan ka'bah lebih kurang berukuran 13,10m tinggi dengan sisi 11,03m kali 12,62m. Juga disebut dengan nama Baitallah.

Komputer

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
 
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Dalam arti seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang mengolah informasi" atau "sistem pengolah informasi." Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang berbeda dalam kata "komputer", dan beberapa kata yang berbeda tersebut sekarang disebut disebut sebagai komputer.
Kata computer secara umum pernah dipergunakan untuk mendefiniskan orang yang melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa mesin pembantu. Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk "orang yang menghitung" kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai "alat hitung mekanis". Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita Amerika Serikat dan Inggris yang pekerjaannya menghitung jalan artileri perang dengan mesin hitung.
Charles Babbage mendesain salah satu mesin hitung pertama yang disebut mesin analitikal. Selain itu, berbagai alat mesin sederhana seperti slide rule juga sudah dapat dikatakan sebagai komputer.
SEJARAH SEPAK BOLA

Menurut Bill Muray, pakar sejarah sepak bola, dalam bukunya The World Game: A History of Soccer, sepak bola sudah dimainkan sejak awal Masehi. Saat itu, orang-orang di era Mesir Kuno sudah mengenal permainan membawa dan menendang bola yang dibuat dari buntalan kain linen. Sejarah Yunani Purba juga mencatat ada sebuah permainan yang disebut episcuro, permainan menggunakan bola. Bukti itu tergambar pada relief-relief di dinding museum yang melukiskan anak muda memegang bola bulat dan memainkannya dengan paha.

Sepak bola juga disebut-sebut berasal dari daratan Cina. Dalam sebuah dokumen militer disebutkan, sejak 206 SM, pada masa pemerintahan Dinasti Tsin dan Han, orang-orang sudah memainkan permainan bola yang disebut tsu chu. Tsu mempunyai arti "menerjang bola dengan kaki". Sedangkan chu, berarti "bola dari kulit dan ada isinya". Mereka bermain bola yang terbuat dari kulit binatang dengan cara menendang dan menggiringnya ke sebuah jaring yang dibentangkan pada dua tiang.

Jepang pun tidak mau ketinggalan. Sejak abad ke-8, konon masyarakatnya sudah mengenal permainan ini. Mereka menyebutnya sebagai Kemari. Bolanya terbuat dari kulit kijang berisi udara.

Yang menarik, ada legenda pada abad pertengahan. Konon saat itu, seluruh desa mengikuti satu permainan bola. Bola yang terbuat dari tengkorak, ditendang satu diantara warga ke arah desa tetangga. Kemudian, oleh si penerima bola di desa itu, bola dilanjutkan ditendang ke desa selanjutnya.
VW KODOK YANG TANGGUH

Mobil jaman dulu yang hingga kini masih banyak diburu dan terlihat di jalanan adalah VW Kodok. Produk dari perusahaan Jerman ini bahkan sudah dibuat versi modernnya, dengan nama new Beetle. Mobil berjenis sedan ini, dinamakan Kodok karena bentuknya yang dipersepsikan mirip dengan bentuk kodok.
Mobil jaman dulu (jadul) ini pertama kali dibuat pada tahun 1940. hingga kini, beragam versi sudah dibuat untuk memenuhi keinginan penggemarnya. Banyak yang menyukai mobil jenis ini karena kenyamanan dan kestabilannya saat melaju di jalanan.
Hal ini sesuai dengan keinginan Adolf Hitler sebagai penguasa Jerman saat itu. Hitler memerintahkan Volkswagen sebagai salah pabrik mobil terbesar di Jerman, untuk membuat mobil yang nyaman namun harganya murah serta terjangkau oleh masyarakat Jerman.
Sumpah Pemuda dan Pemuda Masa Kini
Jakarta -  28-Oct-2008

Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak sejarah yang penting bagi bangsa Indonesia. Seperti kita telah ketahui, ada tiga butir penting Sumpah Pemuda, yaitu bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu. Tiga hal ini merupakan faktor penting bagi negara kita. Bagaimana semangat pemuda dulu? Bagaimana pula kenyataan pemuda pada masa kini?
Sesuai namanya, Sumpah Pemuda dirumuskan oleh para pemuda. Mereka kemudian menjadikannya sebagai dasar untuk membangkitkan rasa nasionalisme. Para pemuda tidak lagi berjuang sendiri, melainkan bersamasama.
Perlu kita ketahui, Sumpah Pemuda tidak lahir begitu saja. Banyak hal yang melandasi para pemuda bertekad untuk bersatu. Mereka berpikir tidak akan bisa membuat Indonesia merdeka jika berjuang di kelompok sendiri.
Kegagalan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia membuat mereka sadar bahwa rasa nasionalisme harus dipadukan. Karena itu, diadakanlah Kongres Pemuda I dan II. Mereka menjadi satu, menjadi “Pemuda Indonesia”.
Bertolak Belakang
Semangat persatuan para pemuda dulu harus diikuti pemuda masa kini. Yaitu, dengan mengisi kemerdekaan. Meskipun saya masih duduk di bangku SD, saya tetaplah pemuda bangsa dan generasi penerus cita-cita para pemuda dulu.
Akan tetapi, terkadang kita dibuat sedih dengan kenyataan para pemuda Indonesia saat ini. Semangat mengisi kemerdekaan mereka sangat kecil, kadang malah merusak. Hanya karena sedikit salah paham, para pemuda sekarang bisa tawuran. Tawuran antarpemuda tidak mengenal lokasi dan tingkat kedewasaan. Pemuda desa yang satu rusuh dengan pemuda kampung yang lain. Ada juga tawuran antar sekolah dan antaruniversitas. Mereka menghancurkan semangat Sumpah Pemuda.
Masalah beberapa pemuda masa kini, bukan hanya emosi yang tak terkendali. Mereka juga bermental egois dan asyik dengan diri sendiri tanpa peduli dengan lingkungan. Mereka menjerumuskan diri ke dalam narkoba, hura-hura, dan pesta-pora.
Menurut saya, pemuda zaman sekarang terlalu terlena dengan kemudahankemudahan yang ada. Akibatnya, mereka terjerumus ke hal-hal yang negatif. Sebaiknya, mereka memakai kemudahan untuk meningkatkan kualitas diri-sendiri.
Tidak Semua
Untungnya, tidak semua pemuda zaman sekarang seperti mereka, yang menghancurkan diri dan bangsanya. Masih banyak generasi penerus bangsa yang masih peduli dengan lingkungan dan menjunjung tinggi semangat Sumpah Pemuda.
Ada banyak pemuda Indonesia masa kini yang berprestasi di bidang pendidikan, olahraga, teknologi, perdamaian, dan lain-lain. Contohnya, Maria Kristin yang mengharumkan nama bangsa lewat olahraga bulu tangkis.
Jadi, kenyataan pemuda saat ini adalah ada yang melupakan semangat Sumpah Pemuda. Ada pula yang tetap memegang teguh. Yang tetap setia kita dukung dan mencontohnya. Sementara yang lupa, kita ingatkan agar kembali ke semangat para pemuda dulu.

Jumat, 11 Maret 2011

CARA MENGAMBIL KEPUTUSAN YANG BAIK

Hidup dipenuhi dengan pilihan-pilihan yang mengharuskan seseorang untuk memilih. Terkadang kita memilih (memutuskan) sendiri dan terkadang kita dipilihkan/menuruti pilihan orang lain. Memilih menu hari ini, memilih teman, memilih pekerjaan, memilih pasangan hidup, dsb. Hal yang sangat penting sehubungan dengan pengambilan keputusan adalah penerimaan konsekuensi. Jika kita memilih A maka konsekuensinya “ini” dan jika kita memilih B maka konsekuensinya “itu”. Tak seorang pun yang akan selalu “jitu” dalam menentukan pilihan-pilihan dalam bersikap, namun ada beberapa cara yang dapat ditempuh untuk memperkecil kesalahan dalam menentukan pilihan ini:
1. Tetapkan apakah hal itu termasuk keinginan/kebutuhan, mendesak/penting, bisa ditunda/tidak.
2. Apakah ada alternatif yang lebih baik?
3. Tinjaulah tujuan hidup Anda, sesuai/tidak? Lalu putuskan berdasarkan skala prioritas.
4. Seberapa penting hal ini bagi Anda? Bagaimana akibatnya jika Anda melakukannya? Bagaimana akibatnya jika Anda tidak melakukannya? Bagaimana cara Anda mengatasi/mengurangi akibat buruk tersebut? Apa langkah perbaikan yang bisa diambil/apa saja langkah selanjutnya sehubungan dengan konsekuensi keputusan di atas?
5. Berilah batasan yang jelas dalam menilai suatu situasi
6. Lengkapilah diri dengan persiapan data sebanyak mungkin
7. Turutilah suara hati Anda
8. Kalau mungkin, ambilllah keputusan secara bertahap
Bila Anda ingin membeli sesuatu cobalah untuk meminjam dulu pada orang lain, untuk mengetahui apakah Anda benar-benar membutuhkan barang tersebut/apakah merk barang tersebut benar-benar bagus kualitasnya (sesuai keinginan Anda)
9. Tentukanlah batas terakhir saat mengambil keputusan dan taatilah
Adalah jauh lebih baik mengambil keputusan (walaupun pada akhirnya terbukti salah), daripada tidak mengambil keputusan sama sekali. Dari kesalahan-kesalahan tersebut kita bisa mengambil pelajaran untuk menuju kepada langkah-langkah baru (dan keputusan-keputusan baru yang lebih baik). Prediksi apa resiko terburuk jika keputusan kita salah. Jika kita sanggup untuk menghadapi resiko terburuk tersebut maka lakukanlah. Terjunlah secara penuh untuk lebih meningkatkan prosentase keberhasilan dari setiap keputusan yang kita ambil. Ingat, jangan setengah-setengah karena hidup kita adalah taruhannya!

Kerja Keras

date-fruit
Kerja keras adalah kebalikan dari sifat malas. Ia merupakan salah satu kunci dari hidup bahagia dan itu sebabnya mengapa kerja keras sangat dianjurkan dalam Islam (QS Al Ankabut 29:6) sebagai kunci sukses menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. (QS Al Ankabut 29:65).

Ibrahim Al-Tahawi dalam kitab Al-Iqtisad Al-Islami menegaskan bahwa Al Quran menganggap kemalasan atau membuang-buang waktu melakukan hal yang tidak produktif dan tidak bermanfaat sebagai bukti kurangnya keimanan seseorang.
Al Quran sendiri menyebut kata “amal” atau perbuatan dalam 360 ayat. Dan kata “fi’il” (maknanya kurang lebih sama) disebut dalam 109 ayat yang menunjukkan betapa pentingnya kerja keras. Tentu saja yang dimaksud dengan kerja keras bagi seorang pelajar adalah belajar rajin dan maksimal untuk menjadi yang terbaik.
Kerja keras dalam artian harfiah, yaitu bekerja sekeras mungkin, tentu saja tidak cukup. Kita melihat betapa banyak orang, seperti buruh dan kuli, yang bekerja sangat keras memeras keringat sepanjang hari tetapi mendapatkan hasil yang sangat sedikit dan tidak mengalami perubahan ekonomi secara signifikan. Kerja keras harus dibarengi dengan ilmu untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dan karena itulah Allah sangat menekankan kemuliaan ilmu dan betapa pentingnya posisi ahli ilmu (QS Ali Imron 3:18; Al Mujadalah 58:11; Az Zumr 39:9).
***
Pada dasarnya, umat Islam adalah umat yang paling rajin bekerja keras di banding penganut agama lain dengan syarat asal kita mengikuti betul perintah Al Quran untuk selalu bekerja tanpa mengenal libur kendati itu hari Jumat (QS Al Jum’ah 62:10). Seorang muslim hanya disuruh berhenti bekerja pada saat ada panggilan adzan dikumandangkan (QS Al Jum’ah 62:9).
Konsekuensi dari bekerja tanpa henti dan tiada mengenal hari libur– plus ditambah dengan ilmu yang mumpuni di bidang pekerjaan yang dilakukan– adalah: umat Islam akan menjadi umat yang paling berhasil di dunia dalam segi materi atau paling pintar dari segi ilmu bagi pelajar.
Bayangkan saja, umat Nasrani bekerja hanya enam hari dalam seminggu karena hari Minggu libur, umat Yahudi juga bekerja selama enam hari karena libur pada hari Sabtu, maka umat Islam bekerja selama tujuh hari penuh dalam seminggu. Konsekuensinya, umat Islam akan menjadi umat terkaya di dunia karena paling rajin bekerja.
Namun kenyataan justru sebaliknya. Saat umat lain, Nasrani dan Yahudi, menuruti perintah untuk libur pada Sabtu dan Minggu saja dan bekerja selama enam hari dalam seminggu, umat Islam kebanyakan justru lebih banyak libur daripada kerjanya! Akibatnya jelas, umat Islam yang berjumlah sekitar 1 milyar di seluruh dunia menjadi umat termiskin di banding umat dari agama lain. Umat Yahudi yang hanya 15 juta di seluruh dunia justru menjadi umat terkaya karena memang mereka yang bekerja paling rajin.
Seorang Muslim yang betul-betul mengikuti nilai-nilai ajaran Islam akan menjadi sosok pribadi terbaik, dan umat Islam akan menjadi umat terbaik (QS Ali Imron 3:110). Terbaik tidak hanya di akhirat, tetapi juga di dunia (QS Al Baqarah 2:201).
Seperti apa kesuksesan di akhirat hanya Allah yang tahu, namun kesuksesan di dunia dapat dilihat dengan (a) apabila berkepribadian akhlaqul karimah; (b) berhasil secara materi; (c) bermanfaat bagi manusia lain.

Tips Cara Membuat Keluarga Yang Harmonis, Bahagia Lahir Batin & Tahan Banting

Pria dan wanita yang sudah menikah wajib menjaga keharmonisan dan keutuhan rumah tangga dengan cara yang baik tanpa kekerasan. Oleh sebab itu dari awal memilih pasangan hidup jangan asal pilih saja karena semua itu akan menentukan kondisi rumah tangga kita kelak. Memiliki keluarga yang harmonis dan bahagia adalah impian semua orang.
Berikut di bawah ini adalah beberapa trik untuk membuat keluarga dan rumah tangga yang bahagia dengan pasangan kita suami atau isteri sayang dan cinta kepada kita :
1. Jujur Apa Adanya dan Terbuka Pada Keluarga
2. Ciptakan Kondisi Yang Menyenangkan
3. Tidak Emosi dan Banyak Menuntut
4. Mengutamakan Kebersamaan Keluarga
5. Membuat Komitmen Jangka Panjang
6. Bijak dan Tegas Dalam Menghadapi Masalah
7. Keluarga Yang Soleh dan Memegang Teguh Agama
8. Perhatian Penuh Ke Anak dan Masa Depannya
9. Hidup Sederhana dan Tidak Mengejar Harga Semata
10. Peka Pada Lingkungan Sekitar dan Hidup Bersosial
11. Tidak Membawa Masalah Kantor Ke Rumah
12. Membiasakan Gaya Hidup Sehat Pada Keluarga
13. Saling Membantu dan Tolong Menolong
14. Tidak Otoriter dan Mengutamakan Musyawarah
15. Memilih Lokasi Tempat Tinggal Yang Baik
16. Menjalin Ikatan Silaturahmi Keluarga Dengan Baik
Semoga tips singkat ini memberikan manfaat bagi kita semua.

Arti Kemenangan

 ”Orang yang kuat itu bukanlah yang dapat mengalahkan orang lain, tetapi yang dapat mengalahkan dirinya sendiri”
[HR. Ibnu Hibban]

pinggir-tebing.jpgTak ada jalan enak yang ditempuh oleh pejuang. Setiap jalan yang diambil penuh onak dan duri, Rasulullah mengingatkan surga itu dikelilingi oleh sesuatu yang memang tidak menyenangkan, begitu sabda Nabi. Lihat perjalanan Rasulullah, orang yang sangat disayang Allah, ternyata hidupnya penuh dengan ancaman, celaan, ujian, dan rintangan. Itulah warna-warni jalan menuju kemenangan….
Sudah garis Ilahi bahwa seorang pejuang, ibarat pendaki, ia harus melalui bukit terjal, jurang yang curam, semak belukar yang runyam. Kian tinggi memanjat biasanya semakin sendiri para pendaki. Berada di atas berarti berada di medan yang semakin berat. Karenanya hanya pendaki yang tangguh sajalah yang berhasil menginjakkan kaki disana. Dan ketika di atas ia temukan pemandangan indah yang tak bisa dilihat oleh orang-orang di bawah. Ia merasakan kebahagiaan yang tidak dirasakan oleh orang lain. Kebahagiaan itulah sebenarnya yang dicari manusia.
Tak ada sesuatu dalam hidup ini yang perlu ditakuti. Badai pasti melanda, ujian pasti kan datang. Tak perlu menghindar, hadapilah. Pandanglah ia sebagai hadiah Ilahi. Terimalah, lalu bukalah. Pasti ada sesuatu bermanfaat di dalamnya. Yang memisahkan kita dengan keberhasilan adalah masalah yang menantang. Sebesar apa pun masalah, ia takkan pernah melebihi kemampuan kita untuk memikulnya. Terlalu naif jika kita dikalahkan oleh masalah. Kita lebih berharga dari masalah yang ada. Masalahlah yang akan mengantarkan kita pada selangkah lebih maju.
Dunia yang cuma sebentar ini merupakan tempat menguji kemampuan. Tak perlu kita mengeluh dengan keterbatasan yang memang kita tak mampu mengubahnya. Kita telah sempurna untuk misi kita. Kita telah diberi sosok terbaik. Carilah kekuatan pada diri kita. Hidup ini bukan mempersoalkan apa yang kita miliki, namun apa yang dapat kita lakukan dengan apa yang kita miliki. Nilai kita adalah apa yang kita karyakan, bukan apa yang kita keluhkan. Berkaryalah selagi potensi kita masih ada. Berbuatlah selagi kesempatan mengijinkan. Wujudkan karya kita dengan sepenuh hati. Tak perlu mencari sanjungan, ucapan terimakasih, atau pujian orang. Sama sekali tak ada alasan untuk itu. Ketulusan akan membuat kita lepas dari belenggu hawa nafsu yang melelahkan jiwa.
Masih ingatkah nasehat Rasulullah bahwa jihad terbesar adalah melawan diri sendiri. Karenanya, kemenangan bukan pada otot yang kekar, suara yang lantang, bukan pula pada saat kita berhasil meluapkan emosi, menghardik orang, atau memojokkan. Apalah arti kemenangan jika kita meraihnya dengan menyakiti orang sekitar kita. Kemenangan bukan saat kita mengalahkan orang lain. Akan tetapi kemenangan ada pada saat kita mampu mengalahkan diri sendiri. Itulah seni hidup bersama.

Kekalahan…

Kecewa
Kekalahan
oleh Monika Pury Oktora
Setiap orang pasti pernah mengalami kekalahan dalam hidupnya. Entah kalah dalam suatu kompetisi, kalah dalam bersaing, atau bahkan kalah dalam meraih cita-cita pribadi. Keadaan kalah bagaikan suatu posisi terendah dan terasa pahit.
Sebagai contoh ada seorang gadis yang sangat menggeluti dunia tarik suara, menyanyi adalah dunianya, hobinya, dan bakatnya. Suatu ketika ia mengikuti lomba vokal. Ia sangat berharap dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti kompetisi tersebut. Namun hasil akhirnya tidak seperti yang ia harapkan, ia tidak berhasil memenangkan lomba tersebut. Atau ada seorang pemuda yang berambisi meraih prestasi cemerlang dalam kampusnya, ia bercita-cita untuk dapat lulus cum laude untuk membahagiakan kedua orang tuanya. Namun, setelah ia perjuangkan, ternyata hasil akhirnya hanya kurang sedikit dari indeks yang ditentukan. Atau kekalahan dalam seleksi murid teladan, kekalahan dalam seleksi penerimaan kerja, dan lain-lain. Dalam keadaan seperti itu, kadang orang merasa kecewa, marah pada diri sendiri, sedih, dan putus asa.
Mungkin Anda pernah mengalami keadaan kalah seperti itu? Saat itu dunia seakan membelakangi Anda. Berhari-hari mungkin Anda malas keluar rumah, malu bertemu dengan teman-teman, bahkan malas untuk mengerjakan sesuatu. Mengapa hal itu Anda lakukan? Karena Anda merasa  marah dan protes pada keadaan. Merasa dunia tidak adil pada Anda.
Tapi adakah Anda sadari? Sementara keadaan yang Anda protes itu ternyata tak menggubris rajukan Anda. Matahari tetap muncul dan tenggelam seperti biasa. Hanya karena Anda sedang sedih dan merana, matahari toh tidak otomatis mengucapkan belasungkawa, lalu dengan perhatiannya ia mau sejenak terbit terbalik muncul dari barat dan tenggelam di timur. Ketika ini benar-benar terjadi mungkin Anda merasa  gembira dan seakan ditemani.
Atau jika seluruh penduduk dunia kaget ada kejadian tersebut menimpa Anda, mereka pasti bertanya-tanya, ada apa ini? ‘’Ooo ternyata si pemuda X yang sedang kuliah di univeritas Z sedang murung karena gagal meraih gelar cum laude saat kelulusannya hanya gara-gara kurang sedikit angka.” Betapa senang kalau hal itu benar-benar terjadi. Seolah perhatian dunia tertuju pada Anda. Tapi nyatanya tidak. Tak peduli apakah Anda tidak keluar berhari-hari atau keluar rumah dengan mata bengkak karena kekalahan yang menyakitkan itu, ayam tetap berkokok seperti biasa, ibu-ibu penjual sayur tetap menyiapkan dagangannya seperti biasa, dan petani tetap saja pergi ke sawah untuk bekerja. Mereka sama sekali tidak pernah tahu kekalahan Anda. Dan mereka tidak ambil pusing dengan apa yang Anda alami.
Pendek kata, sebetulnya tidak ada yang peduli dengan urusan kita, termasuk masalah kekalahan, kemarahan, kejengkelan, kedengkian kita, kecuali diri kita sendiri. Kita terlalu serius pada  urusan diri sendiri sementara orang lain juga pasti terlalu sibuk dengan urusan mereka. Begitulah memang manusia, ia hanya fokus pada masalah yang dihadapinya saja, kadang melupakan apa yang ada di sekelilingnya. Maka jika kita menyangka bahwa orang lain sibuk mengurus urusan kita termasuk kekalahan kita, itu adalah sebuah kekeliruan. Tetapi keliru dalam berprasangka itulah yang diteruskan hingga hari ini.
Misalkan lagi, jika seorang caleg suatu partai gagal meraih suara, sementara  segala tenaga dan materi telah ia kerahkan, kekalahan yang terjadi memang pahit, langit memang terasa runtuh.  Tetapi, perlu ditinjau kembali, sebenarnya langit siapakah yang runtuh? Langit yang runtuh itu hanyalah langit si kalah tadi. Tentunya langit yang asli masih baik-baik saja. Si caleg ini merasa orang di seluruh dunia tengah menyorakinya dan mengejek kegagalannya.  Padahal tidak, jangankan untuk menyoraki, tahu nama caleg tersebut saja warga dunia ini tak punya waktu. Tapi karena dalam pikiran si kalah tadi ia menyangka semua orang tengah gembira melihat si kalah itu kecewa dan malu, maka tergeraklah pikiran negatif orang yang merasa kalah tersebut untuk menyalahkan keadaan. Ia kemudian menyalahkan daftar pemilih yang bermasalah, menyalahkan KPU yang dianggapnya bekerja  tidak becus, mengobrak-abrik Kantor KPU sampai hendak memboikot hasil pemilu yang menurutnya salah.
Padahal sesungguhnya yang sebenarnya menyoraki kekalahan itu tidak ada. Kalau pun ada jumlahnya paling sedikit saja. Penyorak terbesar pasti diri kita sendiri. Yang membuat diri ini menjadi sangat DOWN adalah diri kita sendiri. Yang mengejek diri ini tidak berharga hanya dengan kekalahan kecil ini adalah diri kita sendiri. Untuk itu, kenapa kita butuh menyalahkan dunia  seisinya untuk sakit hati atas kekalahan ini.
Pernahkah terlintas dalam benak Anda yang pernah merasa kalah bahwa kekalahan ini bukan bersumber dari orang lain? Ketika mengalami kekalahan kebanyakan orang tidak mau mengakui kemenangan lawan, untuk menghargai keputusan dewan juri, apalagi mengoreksi diri sendiri. Ketika dalam posisi kalah itu yang muncul adalah tudingan yang seluruhnya mengarah ke pihak lain. Apakah itu berupa pikiran bahwa: juri itu pasti kena suap,  si pemenang pasti cuma beruntung, sistem penilaiannya yang tidak becus, atau keadaan yang tidak adil.
Pernahkah terpikir oleh Anda bahwa kekalahan yang terjadi itu karena mutu vokal Anda yang belum baik atau lagu yang Anda bawakan itu buruk? Atau karena belajar Anda kurang giat? Atau karena Anda memang belum memiliki pribadi yang baik sebagai caleg untuk pantas dipilih oleh rakyat? Mungkin Anda sendiri tidak tega untuk menyalahkan diri Anda sendiri. Jika Anda sudah mengoreksi kesalahan Anda sendiri dalam kekalahan maupun kegagalan yang terjadi, kejadian kecewa yang berlebihan tentu tidak akan terjadi. Bangkitlah! Kekalahan hanya sebagian kecil dari jutaan masalah di dunia ini. Ingat, bukan Anda saja yang memiliki masalah. Jika kita melihat ke bawah, banyak sekali orang yang memiliki kesusahan dalam hidup, bukan hanya masalah kecil kekalahan. Syukuri apa yang Anda miliki, bangkitlah dari kegagalan, dan Anda akan hidup bahagia.

Kekalahan Timnas Versi TV



Sebenarnya alamiah, ada kekalahan dan kemanangan dalam setip kompetisi. Namun selalu ada alasan di balik setiap kekalahan atau kemenangan itu. Alasanpun beragam mulai yang empiris hingga yang mistis. Kekalahan timnas antara lain, terjadi teror dari pemain ke 13 Malaysia, sinar laser. Ada juga ungkapan cukup mistis dari Menpora Andi Malaranggeng, sebelum pertandingan, gawang yang dijaga Markus Maulana pernah ditaburi sesuatu sehingga menimbulkan gatal-gatal dan bengkak di sebagian kaki timnas. Ketua PSSI, Nurdin Halid mengungkapkan, sejak mendarat di Malaysia, timnas mendapat teror. Salah satunya, kelambanan bis yang akan digunakan menuju tempat latihan di Kuala Lumpur.
Yang menarik, versi kekalahan menurut televisi nasional. Meski tentu saja, layaknya berita media masa, mereka tidak mengatakannya sendiri. Tetapi dari setiap narasumber yang diwawancari yang mendukung argumen dasar yang dijadikan sandaran para pengelola news.
Salah satunya TVone. TV yang sangat gencar memberitakan kemenangan timnas di Fiala AFF 2010 ini, membuat kambing hitam kekalahan itu seolah-olah sinar laser satu-satunya.
Dalam wawancara dengan Abimanyu Wadjoemidjajat pengamat telematika, TVone menegaskan, sinar laser sangat mempengaruhi konsentrasi permainan di lapangan. Kata Abimanyu, tingkat kekuatan sinar laser tergantung warnanya. Yakni merah, kuning, hijau, biru, violet dan ungu. Semakin ungu sinar semakin kuat bahkan membahayakan serta jaraknyapun semakin jauh. Sementara sinar laser hijau akan mengaburkan mata yang dikenainya. Dan ini yang sering digunakan oleh kepolisian Amerika Serikat untuk mengaburkan mata penjahat. Di kalangan sepak bola, pengggunaan sinar laser untuk mengaburkan mata pemain sudah sering terjadi. Bukan saja di tingkat Asia, namun Eropa dan tingkat dunia.
Kembali pada argument kekalahan timnas versi TV. TVone mungkin yang jarang sekali menyiarkan analisis, salah satu kekalahan akibat menurunya konsentrasi pemain timnas akibat sebelum pertandingan dibawa ke kiri kekanan. Misalnya, sebelum keberangkatan, sempat menghadiri undangan makan di kediaman Abu Rizal Bakri, konglomerat yang ketua Umum Partai Golkar sekaligus pemilik grup media nasional termasuk TVone di dalamnya. Dalam kesempatan itu, TVone nampaknya mendapat banyak kesempatan mewawancarai para pemain timnas, meskipun mereka sedang menikmati hidangan dan sedikit terlihat kurang nyaman.
Di lain pihak televisi lain yang menyiarkan tayangan langsung pertandingan tak terlalu gencar memberitakan. RCTI misalnya, seperti tertinggal dalam pemberitaan pernak-pernik timnas di luar pertandingan. Beritanya biasa-biasa saja, seputar antrean pembeli tiket. Paling untung RCTI dan grupnya Global TV, di running news memberitakan, di Malaysia pembelian tiket dan pemberitaan media massa Malaysia, biasa-biasa saja, tak segencar di Indonesia.
Dalam invotainment di RCTI, salah satu kekalahan timnas disebutkan, itu karena terlalu direcoki, dengan judul tanda tanya. Entah maksud direcoki di sini apa? Apakah sama artinya dengan terlalu banyak diwawancarai atau terlalu banyak dikomentari para pengamat? Sementara Trans7 melah lebih jauh. Kekurang profesionalan PSSI memberi sumbangan terhadap kekalahan timnas.
Tentu saja semua pihak memiliki anaslisis sendiri-sendiri, termasuk saya dan juga para penonton di seluruh tanah air. Bagi saya, kekalahan timnas karena Sarah Azhari tidak sempat menggoda pelatih Timnas Malaysia Raza Goda… eh Raja Gopal. (bercanda). Ke depan, tim ke 13 seperti ini perlu dilibatkan di luar lapangan secara serius.
NOKIA C6

Nokia C6 adalah smartphone touchsreen anggota terbaru dari Nokia seri C yang dilengkapi dengan sliding QWERTY keyboard. Nokia C6 ini merupakan versi murah dari Nokia N97 dan termasuk dalam anggota keluarga Symbian S60 5th edition.
Nokia C6 memiliki material body yang terbuat dari plastic dan dilengkapi dengan internal memori sebesar 256 MB, konektivitas 3G dan slot microSD.


Berdasarkan langkah kerja dalam proses pembakaran, sepeda motor dapat dibedakan menjadi dua tipe, yaitu sepeda moror 4-tak (empat langkah) dan sepeda motor 2-tak (2 langkah). Perbedaan kedua tipe ini dapat dilihat dari konstruksi mesinnya, sepeda motor 4 tak mempunyai katup-katup yang berfungsi mengatur masuknya bahan baker ke dalam mesin dan mengatur pembuangan gas sisa pembakaran. Pada sepeda motor 2 tak, terdapat saluran pemasukan, pembuangan, dan pembilasan bahan baker yang diatur oleh piston dalam blok silinder.
Sepeda Motor 2 Tak
Sepeda motor 2 tak adalah sepeda motor yang bermesin 2 langkah, artinya dalam satu siklus kerja dibutuhkan dua langkah, yaitu langkah isap dan langkah buang. Dengan kata lain, mesin 2 tak merupakan mesin yang memiliki siklus kerja dua gerakan piston dalam satu kali putaran poros engkol. Titik tertinggi yang di capai piston disebut titik mati atas (TMA). Dan titik terendah yang dicapai piston disebut titik mati bawah (TMB). Gerakan seher dari TMB ke TMA disebut satu langkah piston (stroke) atau sama dengan setengah putaran poros engkol.
1. Langkah Isap (Up Ward Stroke)
Pada langkah isap piston bergerak naik dari TMB menuju TMA. Pada saat piston di posisi TMB, bahan baker yang berada dibawah piston didorong dan keluar dari saluran pembilasan. Proses selanjutnya, bahan baker yang keluar dari saluran pembilasan didorong piston sampai mencapai posisi TMA. Pada saat hamper mencapai TMA, piston menutup saluran pembuangan dan saluran pembilasan. Akibatnya, saluran pemasukan bahan baker terbuka yang menyebabkan bahan baker secara otomatis masuk melalui saluran pemasukan di bawah piston. Bahan baker yang telah ada disilinder di tekan naik oleh piston sampai mencapai posisi TMA. Tekanan di silinder meningkat, kemudian bunga api dari busi membakare bahan baker dan udara menjadi letusan.
2. Langkah Buang (Down Ward Stroke)
Letusan tersebut menghasilkan tenaga yang digunakan untuk mendorong piston bergerak turun dari TMA menuju TMB. Piston bergerak turun akan mendorong bahan baker yang telah berada di bawah piston menuju saluran pembilasan. Saat piston bergerak turun saluran buang dan saluran pembilasan dalam keadaan terbuka. Gas sisa pembakaran akan terdorong keluar melalui saluran pembuangan menuju knalpot akibat desakan bahan baker dan udara yang masuk dalam silinder melalui saluran pembilasan. Dengan terbuangnya gas sisa hasil pembakaran, kerja mesin 2 tak selesai untuk satu proses kerja (siklus). Proses up ward stroke dan down ward stroke akan terus bekerja silih berganti.
Sepeda Motor 4 Tak
Sepeda motor 4-tak adalah sepeda motor yang bermesin empat langkah. Disebut empat langkah karena satu siklus kerjanya dilakukan dalam empat langkah, yaitu langkah isap, langkah kompresi, langkah kerja, dan langkah buang. Jadi, dalam satu kali proses kerja terjadi empat langkah gerakan piston dalam dua kali putaran poros engkol.

1. Langkah Kompresi I
Pada kompresi I, piston bergerak dari TMA ke TMB. Saat piston bergerak turun, katup masuk dalam keadaan terbuka, sehingga campuran bahan baker dan udara terisap masuk kedalam silinder. Ketika piston mencapai TMB, katup masuk dalam keadaan tertutup. Dapat dikatakan bahwa langkah kompresi I selesai.
2. Langkah Kompresi II
Pada langkah kompresi II, kedua katup (katup masuk dan katup buang) dalam keadaan tertutup. Piston bergerak naik dari TMB menuju TMA mendorong campuran bahan baker dan udara dalam silinder, sehingga menyebabkan tekanan udara dalam silinder meningkat. Sebelum piston mencapai TMA campuran bahan baker dan udara yang bertekanan tinggi dibakar oleh percikan api busi.
3. Langkah Isap
Pada langkah isap, percikan api busi yang bereaksi dengan campuran bahan baker dan uadara bertekanan tinggi akan menimbulkan letusan. Letusan ini akan menghasilkan tenaga yang mendorong piston bergerak turun menuju TMB. Tenaga yang dihasilkan oleh langkah kerja di teruskan poros engkol untuk menggerakkan gigi transmisi yang menggerakkan gir depan.
4. Langkah Buang
Pada langkah buang, piston bergerak naik dari TMB menuju TMA. Katup masuk dalam keadaan tertutup dan katup buang dalam keadaan terbuka. Gas sisa hasil pembakaran terdorong keluar menuju saluran pembuangan. Dengan terbuangnya gas sisa pembakaran, berarti kerja keempat langkah mesin untuk satu kali proses kerja (siklus) telah selesai.


Sumber :
http://smksenopati.com/content/proses-kerja-sepeda-motor-2-tak-dan-4-tak